Jejak Pemikiran Society Action Research Melalui Analisis Ontologis-Epistesmologis Untuk Penguatan Aksi Sosial

Authors

  • Dita Karina Putri Karina IAINU TUBAN
  • Nikmatul Asiyah Asiyah IAINU TUBAN
  • Sani Latifatul Khilmina Sani IAINU TUBAN
  • Bella Aulia Ali Kurniawati Bella IAINU TUBAN

DOI:

https://doi.org/10.65317/an-nashr.v4i1.104

Keywords:

Society Action Research, Ontologi, Epistemologi, Aksi Sosial, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri jejak pemikiran Society Action Research (SAR) melalui analisis ontologis dan epistemologis sebagai upaya memperkuat paradigma penelitian aksi sosial yang berorientasi pada transformasi masyarakat. Lahir dari tradisi Action Research yang diperkenalkan oleh Kurt Lewin dan dikembangkan oleh para pemikir seperti Stephen Kemmis, Robin McTaggart, dan Ernest Stringer, SAR menempatkan masyarakat bukan sebagai objek penelitian, tetapi sebagai subjek aktif dalam proses penciptaan pengetahuan dan perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) untuk menelaah konsep-konsep filosofis yang melandasi SAR melalui analisis isi dan interpretasi kritis terhadap literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis, SAR memandang realitas sosial sebagai konstruksi dinamis yang terus berkembang melalui interaksi dan refleksi kolektif antara individu dan komunitas. Realitas sosial dipahami bukan sebagai entitas statis, melainkan sebagai hasil tindakan dan kesadaran manusia yang mampu menciptakan perubahan. Secara epistemologis, SAR menekankan penciptaan pengetahuan bersama (co-creation of knowledge) antara peneliti dan masyarakat melalui proses partisipatif, dialogis, dan reflektif. Pengetahuan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan transformatif, berorientasi pada pembebasan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Keterpaduan dimensi ontologis dan epistemologis tersebut memperkuat posisi SAR sebagai paradigma penelitian aksi sosial yang kolaboratif, reflektif, dan berkeadilan. Dengan demikian, SAR tidak hanya berfungsi sebagai metode penelitian, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang menumbuhkan kesadaran kritis serta membangun masyarakat yang partisipatif dan berdaya.

References

Campanella, Melissa, Ben Kirshner, Joanna Mendy, dkk. “Co-Constructing Knowledge for Action in Research Practice Partnerships.” Social Sciences 11, no. 3 (2022): 140. https://doi.org/10.3390/socsci11030140.

Efron, Sara Efrat, dan Ruth Ravid. Action Research in Education, Second Edition: A Practical Guide. Guilford Publications, 2019.

Giatti, Leandro Luiz. Participatory Research in the Post-Normal Age: Unsustainability and Uncertainties to Rethink Paulo Freire’s Pedagogy of the Oppressed. Springer International Publishing, 2019. https://doi.org/10.1007/978-3-030-27924-0.

Kemmis, Stephen, Robin McTaggart, dan Rhonda Nixon. The Action Research Planner: Doing Critical Participatory Action Research. Springer Science & Business Media, 2013.

Kemmis, Stephen, Robin McTaggart, dan Rhonda Nixon. The Action Research Planner: Doing Critical Participatory Action Research. Springer Singapore, 2014. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2.

Lewin, Kurt. “Action Research and Minority Problems.” Journal of Social Issues 2, no. 4 (1946): 34–46. https://doi.org/10.1111/j.1540-4560.1946.tb02295.x.

Lui, Hon-Kwong. “Education and Income Inequality in Hong Kong.” Dalam Oxford Research Encyclopedia of Education, oleh Hon-Kwong Lui. Oxford University Press, 2021. https://doi.org/10.1093/acrefore/9780190264093.013.62.

Reason, Peter, dan Hilary Bradbury. The SAGE Handbook of Action Research: Participative Inquiry and Practice. SAGE, 2013.

Sendall, Marguerite C., Laura K. McCosker, Alison Brodie, Melissa Hill, dan Phil Crane. “Participatory Action Research, Mixed Methods, and Research Teams: Learning from Philosophically Juxtaposed Methodologies for Optimal Research Outcomes.” BMC Medical Research Methodology 18, no. 1 (2018): 167. https://doi.org/10.1186/s12874-018-0636-1.

Wallerstein, Nina, Leandro Giatti, Cláudia Bógus, dkk. “Shared Participatory Research Principles and Methodologies: Perspectives from the USA and Brazil—45 Years after Paulo Freire’s ‘Pedagogy of the Oppressed.’” Societies 7, no. 2 (2017): 6. https://doi.org/10.3390/soc7020006.

Walton, Joan. “Social Justice and Action Research: Can We Collaboratively Create a New Social Movement with Social Justice at the Centre?” Educational Action Research 29, no. 4 (2021): 510–25. https://doi.org/10.1080/09650792.2021.1939083.

Downloads

Published

2026-06-03

How to Cite

Karina, D. K. P., Asiyah, N. A., Sani, S. L. K., & Bella, B. A. A. K. (2026). Jejak Pemikiran Society Action Research Melalui Analisis Ontologis-Epistesmologis Untuk Penguatan Aksi Sosial. An-Nashr : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Sosial Kemasyarakatan, 4(1), 28–35. https://doi.org/10.65317/an-nashr.v4i1.104