Implementasi Manajemen Kelas Di MTs Anwarul Hasaniyah (ANWAHA)

Authors

  • Novia Fitri Rahmatina STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai
  • Syahrani STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai
  • Pungmawati STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai
  • Siti Fatimah STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai
  • Siti Radhina STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai

DOI:

https://doi.org/10.65317/an-nashr.v4i1.114

Keywords:

Manajemen Kelas, Strategi Guru, Pesantren, Pembelajaran, MTs ANWAHA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen kelas di MTs Anwarul Hasaniyah (ANWAHA) serta mengidentifikasi strategi yang digunakan guru, termasuk faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research), dengan sumber dataa yang berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen kelas di MTs ANWAHA memiliki karakteristik yang khas berdasarkan sistem pondok pesantren, yang mengintegrasikan pendidikan formal dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Pengelolaan kelas menekankan kedisiplinan sebagai landasan utama, peran relasional wali kelas, serta peningkatan keaktifan siswa melalui kegiatan pembelajaran dan program ekstrakurikuler. Selain itu, manajemen kelas diterapkan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi serta menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan pendidikan, khususnya pada masa pascapandemi. Strategi yang digunakan guru meliputi penetapan aturan kelas, pengaturan tempat duduk, penciptaan lingkungan belajar yang kondusif, pemberian motivasi, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pembangunan hubungan positif dengan siswa, pemberian sanksi yang bersifat edukatif, serta pengelolaan waktu pembelajaran secara efektif. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, dukungan lembaga, fasilitas yang memadai, hubungan positf antara guru dan siswa, serta partisipasi aktif dan siswa. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya kedisiplinan siswa, metode pembelajaran yang monoton, keterbatasan fasilitas, jumlah siswa yang besar dalam satu kelas, serta kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar. Dengan demikian, manajemen kelas di MTs ANWAHA dapat dikategorikan sebagai suatu sistem yang komprehensif yang berfokus pada pembinaan karakter dan peningkatan kualitas pembelajaran.

References

Arfani, J. W., & Sugiyono. (2014). Manajemen Kelas yang Efektif: Penelitian di Tiga Sekolah Menengah Atas. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 2(1).

Fatimah, S., Zen, N. H., & Fitrisia, A. (2025). Literatur Riview Dan Metodologi Ilmu Pengetahuan Khusus. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 41–48. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17407

Fauziah, A., dkk. (2023). Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Manajemen Mutu di Sekolah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2). (Catatan: Sumber duplikat telah digabung)

Khairiyah, U., & Dewinda, H. R. (2022). Peran Pendidikan Karakter Dalam Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Yang Bermutu. Psyche 165 Journal, 15(3), 119–124. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v15i3.175

Mulyasa, E. (2013). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nugraha, M. (2018). Manajemen Kelas Dalam Meningkatkan Proses Pembelajaran. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 4(1), 27–44. https://doi.org/10.32678/tarbawi.v4i01.1769

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syahrani, S. (2022). Model Kelas Anwaha dalam Pembelajaran Tatap Muka Pasca Pandemi. Al-Madradsah, 6(2).

Downloads

Published

2026-06-03

How to Cite

Fitri Rahmatina, N., Syahrani, Pungmawati, Fatimah, S., & Radhina, S. (2026). Implementasi Manajemen Kelas Di MTs Anwarul Hasaniyah (ANWAHA). An-Nashr : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Sosial Kemasyarakatan, 4(1), 36–42. https://doi.org/10.65317/an-nashr.v4i1.114